Ini Skema Makan Terbaik untuk Milenial Pasien Hipertensi

Ini Skema Makan Terbaik untuk Milenial Pasien Hipertensi

Ini Skema Makan Terbaik untuk Milenial Pasien Hipertensi – Pola hidup dan skema makan terbaik di saat ini sudah mengakibatkan jumlah pasien hipertensi semakin meningkat tiap tahunnya. WHO memperkirkanan jika di tahun 2025 bakal ada 1,5 Miliar orang yang terserang hipertensi.

Sementara menurut Penelitian Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, kebiasaan hipertensi bertambah pada kelompok milenial yang lahir di antara tahun 1981 dan 1996 pada barisan umur 25-34 tahun capai 20 % dan pada barisan umur 35-44 tahun capai 34 %.

Gaya hidup sehat dapat menolong kandungan hipertensi masih tetap termonitor. Salah satunya diet yang disarankan ialah diet DASH (Dietary Approaches To Setop Hypertension).

Menurut pakar jantung dan pembuluh darah dr Badai Bhatara Tiksnadi, SpJP(K), MM, FIHA, diet DASH sudah dites beberapa ribu orang hingga sampai sekarang masih paling efisien turunkan tekanan darah tinggi.

“Diet ini tinggi sayur dan buah. Tiap ngemil harus ada sayur dan buah, jatahnya 5-7 kali satu hari. Gula sedikit, daging sedikit apabila ingin dairy product tentukan yang low fat,” ucapnya beberapa lalu.

Makanan yang Aman untuk Pasien Hipertensi

Merujuk pada situs p2ptm Kementerian Kesehatan, bahan makanan untuk pasien hipertensi yang dibolehkan misalnya: beras, ubi, mie, maizena, hunkwee, terigu, gula pasir.

Kacang-kacangan dan hasil olahnya, seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kolo, tempe, tahu tawar, oncom. Minyak goreng, margarine tanpa garam, sayur dan buah-buahan fresh

Bumbu misalnya : bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, kunyit, kencur, laos, salam, sereh, dan lain-lain

Sedang langkah mengolah yang disarankan dalam mengoseng atau mengolah seharusnya memakai mentega atau margarine yang tidak memiliki kandungan natrium (garam).

Untuk membenahi rasa masakan yang tawar, bisa dipakai bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, gula, cuka, kunyit, daun salam, dan asam. Dengan menggoreng, mengoseng, pepes, kukus atau memanggang dapat mempertinggi / menambahkan rasa masakan hingga tidak berasa tawar.

Panduan Mengatur Penekanan Darah

Kemenkes menulis selainnya jaga skema makan, seharusnya pasien hipertensi batasi konsumsi gula <4 sdm setiap hari, batasi garam <1 sendok teh setiap hari, batasi makanan buatan dan cepat sajian, dan makanan banyak mengandung lemak/ dimasak – <5 sendok makan minyak setiap hari. Disarankan makan ikan minimal 3x /minggu.

Memperbanyak buah dan sayur 5 jatah (400-500 gr) setiap hari (1 jatah sama dengan 1 biji jeruk, apel, mangga, pisang atau 3 sdm sayur yang telah diolah)

Disamping itu, pasien hipertensi disarankan untuk beraktivitas fisik 30 menit/hari (bisa turunkan tekanan darah sistolik 4 – 9 mmHg), kurangi depresi, menjaga Berat tubuh bagus, stop merokok dan mengecek tekanan darah dengan teratur baik di dalam rumah atau di Sarana Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *